REFERENSI PENDIDIKAN

Interaksi Antar Komponen Ekosistem

http://ewintribengkulu.blogspot.com/2012/10/interaksi-antar-komponen-ekosistem.html

Makhluk hidup selalu bergantung kepada makhluk hidup yang lain. Tiap individu akan selalu berhubungan dengan individu lain, baik yang berspesies sama maupun yang berbeda spesies.

a. Interaksi Antar Organisme
  1. Netral, yaitu hubungan tidak saling mengganggu antar organisme dalam habitat yang sama yang bersifat tidak menguntungkan dan tidak merugikan kedua belah pihak, contohnya antara capung dan sapi.
  2. Predasi, adalah hubungan antara mangsa dan pemangsa (predator). Hubungan ini sangat erat sebab tanpa mangsa predator tak dapat hidup. Sebaliknya predator juga berfungsi sebagai pengontrol populasi mangsa (Campbell et al, 2002:365). Contohnya singa dengan kijang.
  3. Parasitisme, adalah hubungan antara organisme yang berbeda spesies (Campbell et al, 2002:368). Hubungan ini menguntungkan satu pihak dan merugikan pihak yang lain. Dalam hubungan ini, satu organisme hidup dan mengambil makanan dari organisme inangnya sehingga merugikan inangnya. Contohnya Plasmodium dengan manusia.
  4. Komensalisme, adalah hubungan antara dua organisme yang berbeda spesies dimana salah satu spesies diuntungkan sedangkan spesies lainnya tidak dirugikan ataupun diuntungkan. Contohnya anggrek dengan pohon yang ditumpanginya.
  5. Mutualisme, adalah hubungan antara dua organisme yang berbeda spesies yang saling menguntunkan kedua belah pihak. Contohnya bakteri Rhizobium yang hidup pada bintil akar kacang-kacangan.
b. Interaksi Antar Populasi

Dalam suatu komunitas, antara populasi yang satu dengan populasi lain selalu berinteraksi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Adapun bentuk interaksi antarpopulasi, diantaranya:

Alelopati, merupakan interaksi antarpopulasi, jika populasi yang satu menghasilkan zat yang dapat menghalangi tumbuhnya populasi lain. Contohnya rumput teki menghalangi tumbuhnya rumput lain karena rumput teki menghasilkan zat yang bersifat toksik. Pada mikroorganisme disebut dengan anabiosa.

Kompetisi interspesifik, merupakan interaksi antarpopulasi yang berbentuk kompetisi, terjadi karena antarpopulasi terdapat kepentingan yang sama sehingga terjadi persaingan untuk mendapatkan apa yang diperlukan. Contohnya persaingan antara populasi kambing dengan populasi sapi di padang rumput.

c. Interaksi Antar Komunitas

Interaksi antarkomunitas cukup kompleks karena tidak hanya melibatkan organisme, tetapi juga aliran energi dan makanan.Contohnya adalah interaksi antara komunitas sawah dan sungai terjadi interaksi dalam bentuk peredaran nutrien dari air sungai ke sawah dan peredaran organisme dari kedua komunias tersebut. Adapun interaksi antara komponen biotik dengan abiotik akan menyebabkan terjadinya aliran energi dalam sistem itu.

Refrensi:

Campbell, Reece, et.al. (2002). Biologi.EdisiKelimaJilid 3. Jakarta :PenerbitErlangga
Copyright © 2014-2015 REFERENSI PENDIDIKAN Powered by Blogger - All Rights Reserved