Konsep Pengawasan dalam Sebuah Organisasi

Pengawasan merupakan salah satu unsur yang penting dalam sebuah organisasi untuk mencapai tujuannya, dimana dengan adanya pengawasan dapat mengantisipasi terjadinya kesalahan atau hambatan dalam pelaksanaan setiap kegiatan yang dilakukan melalui proses pengamatan, agar semua kegiatan yang dilaksanakan berjalan sesuai dengan rencana telah ditetapkan sebelumnya.

Sujamto (1986) yang dikutip oleh Sofyan S. Harahap (2004: 12) menyatakan bahwa yang dimaksud dengan pengawasan adalah Segala usaha dan kegiatan untuk mengetahui dan menilai kenyataan yang sebenarnya mengenai pelaksanaan tugas atau kegiatan apakah sesuai dengan yang semestinya atau tidak.

Definisi lain dikemukakan Siagian (2008:112) yang menyebutkan bahwa pengawasan adalah “proses pengamatan pelaksanaan seluruh kegiatan organisasi untuk menjamin agar semua pekerjaan yang sedang dilakukan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan sebelumnya.


Negara (1996: 159) mengemukakan bahwa: Pengawasan adalah salah satu fungsi manajemen, yang merupakan proses kegiatan pimpinan untuk memastikan dan menjamin bahwa tujuan dan sasaran serta tugas-tugas organisasi akan dan telah terlaksana dengan baik sesuai dengan rencana, kebijakan, instruksi, dan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan dan yang berlaku.
Pengawasan sebagai fungsi manajemen sepenuhnya adalah tanggung jawab setiap pimpinan pada tingkat manapun. Pada dasarnya pengawasan dilakukan untuk mencegah sedini mungkin terjadinya penyimpangan, pemborosan, penyelewengan, hambatan, kesalahan dan kegagalan dalam pencapaian tujuan dan sasaran serta pelaksanaan tugas-tugas organisasi.