REFERENSI PENDIDIKAN

Dampak Perilaku Bullying

http://ewintribengkulu.blogspot.com/2012/11/dampak-perilaku-bullying.html

a. Dampak Perilaku Bullying Terhadap Kehidupan Individu 

SEJIWA (2008: 9) menyebutkan penelitian tentang bullying telah dilakukan baik didalam maupun di luar negeri. Penelitian-penelitian tersebut mengungkapkan bahwa bullying memiliki efek-efek negatif sebagai berikut:
  1. Gangguan psikologis (seperti cemas dan kesepian).
  2. Konsep diri korban bullying menjadi lebih negatif karena korban merasa tidak diterima oleh teman-temannya.
  3. Menjadi penganiaya ketika dewasa.
  4. Agresif dan kadang-kadang melakukan tindakan kriminal.
  5. Korban bullying merasakan stress, depresi, benci terhadap pelaku, dendam, ingin keluar sekolah, merana, malu, tertekan, terancam, bahkan ada yang menyilet-nyilet lengannya.
  6. Menggunakan obat-obatan atau alkohol.
  7. Membenci lingkungan sosialnya.
  8. Korban akan merasa rendah diri dan tidak berharga.
  9. Gangguan emosional bahkan dapat menjurus pada gangguan kepribadian.
  10. Keinginan untuk bunuh diri.
b. Dampak Perilaku Bullying Terhadap Kehidupan Akademik 

Bullying berhubungan dengan meningkatnya tingkat depresi, agresi, penurunan nilai akademik, dan tindakan bunuh diri. Bullying juga menurunkan skor tes kecerdasan dan kemampuan analisis para siswa.

c. Dampak Perilaku Bullying Terhadap Kehidupan Sosial 

Remaja sebagai korban bullying sering mengalami ketakutan untuk sekolah dan menjadi tidak percaya diri, merasa tidak nyaman dan tidak bahagia. Aksi bullying menyebabkan seseorang mejadi terisolasi dari kelompok sebayanya karena teman sebaya korban bullying tidak mau akhirnya mereka menjadi target bullying karena mereka berteman dengan korban, hal ini sejalan dengan Glew, Rivara, & Feudtner (Sonia, 2009: 20) bullying dapat menyebabkan sekolah menjadi tempat yang tidak menyenangkan dan berbahaya. Ketakutan yang mereka alami dapat menimbulkan depresi, harga diri rendah, dan sering absen.

Menurut YKAI (Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia) dalam (Huraerah, 2007: 57) menyimpulkan bahwa tindakan kekerasan berdampak sangat serius terhadap kehidupan seseorang, misalnya korban memiliki konsep diri yang negatif dan ketidakmampuan mempercayai dan mencintai orang lain, pasif dan menarik diri dari lingkungan, takut membina hubungan baru dengan orang lain.

Refrensi:
  1. SEJIWA, (2006). Bullying: Masalah Tersembunyi dalam Dunia Pendidikan di Indonesia.[Online].      Tersedia: http://sejiwa.org/sejiwa-programme/workshop-nasional/.
  2. Sonia Vera. (2009). Perbedaan Depresi Ditinjau Dari Kategori Bullying dan Jenis Kelamin Pada Remaja Awal. Skripsi. Sumatera: Fakultas Psikologi. Universitas Sumatera Utara. [online].Tersedia:
  3. http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/19754/7/Cover.pdf.
  4. Huraerah, Abu. (2006). Kekerasan terhadap Anak: Fenomena Masalah Sosial Kritis di Indonesia. Bandung: Nuansa.
Dampak Perilaku Bullying, Pada: 7:58 AM
Copyright © 2014-2015 REFERENSI PENDIDIKAN Powered by Blogger - All Rights Reserved