REFERENSI PENDIDIKAN

Daur Hidrologi

http://ewintribengkulu.blogspot.com/2012/11/daur-hidrologi.html

Mengenai definisi dari daur hidrologi, Internasional Glossary of Hidrology Seyhan (1977:1) mengemukakan bahwa : “hidrologi adalah ilmu yang berkaitan dengan air bumi, proses terjadinya, peredarannya dan agihannya, sifat-sifat kimia dan fisikanya, dan reaksi dengan lingkungannya, termasuk hubungannya dengan makhluk hidup”. Definisi mengenai proses daur hidrologi, dijelaskan pada U.S Army Corps of Engineers (1999 : 2-1) :
The Earth hydrologic cycle consists of many varied and interacting processes involving all three phases of water. A schematic diagram of the flow of water from the atmosfer, to the surface and subsurface, and eventually back to the atmosfere”.
Menurut Soemarto (1986:15), menjelaskan bahwa : “hidrologi adalah suatu ilmu yang menjelaskan tentang kehadiran dan gerakan air di alam, meliputi berbagai bentuk air, yang menyangkut perubahan-perubahannya antara keadaan cair, padat dan gas dalam atmosfer, di atas dan di bawah permukaan tanah. Selain itu, mencakup pula air laut yang merupakan sumber dan penyimpanan air yang mengaktifkan penghidupan di planet bumi”.

Dari definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa daur hidrologi merupakan suatu ilmu yang berkaitan dengan air yang berada di bumi, baik dari proses peredaran, persebaran, sifat-sifat kimia dan fisika. Serta meliputi berbagai bentuk air, yang menyangkut perubahan-perubahannya antara keadaan cair, padat dan gas pada atmosfer, selain itu siklus hidrologi di bumi terdiri dari proses bervariasi dan berinteraksi yang melibatkan ketiga fase air. Meliputi skematik aliran air dari atmosfer, ke permukaan dan bawah permukaan, dan akhirnya kembali ke atmosfere yang berpengaruh terhadap kelangsungan makhluk hidup di planet bumi. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar di atas mengenai daur hidrologi, sebagai berikut.

Pada Gambar diatas, dapat dilihat bahwa daur hidrologi secara sederhana, dijelaskan bagaimana air dari laut mengalami evapotranspirasi (penguapan), kemudian berkondensasi dan tersapu angi ke daratan, hingga mengalami penjenuhan kemudian turun hujan yang sebagian mengalami infiltrasi (masuk ke dalam tanah) dan sebagian menjadi run off (air permukaan) dan terakhir kembali lagi ke laut, secara terus menerus mengalami perputaran yang menghidupi planet bumi ini.

Refrensi:
  1. Seyhan, E. (1990). Dasar-dasar Hidrologi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
  2. Soemarto, C.D. (1986). Hidrologi Teknik. Surabaya: Usaha Nasional.
Daur Hidrologi, Pada: 6:56 PM
Copyright © 2014-2015 REFERENSI PENDIDIKAN Powered by Blogger - All Rights Reserved