Kerajaan Mali Kuno

Kerajaan Mali Kuno Mali merupakan sebuah Negara yang merupakan jajahan bangsa Prancis Tetapi sebelum penjajahan bangsa Eropa Negara Mali merupakan salah satu. Negara yang memiliki kerajaan yang cukup terkenal Kerajaan Mali di sini berbeda dengan Mali sekarang Kerajaan Mali kuno merupakan salah satu kerajaan yang sezaman dengan kerajaan Ghana dan Songhay atau lebih tepatnya secara kronologis Ghana (700-1100). Mali (800-1550) dan Songhay (1100-1600) Kerajaan Mali mencapai puncak kejayaanya selama abad ke-11 dan ke-14. Surnber sejarah yang banyak digunakan untuk menggali sunber mengenai kerajaan Mali dapat diperoleh dari tulisan orang Arab yang dahulu suka melakukan perjalanan ke berbagai belahan dunia, contoh yang sangat terkenal adalah Ibnu Battutah. Perjalanan yang dilakukannya dari Maroko ke Mali antara 1352-1354 Sumber sejarah mengenai mali banyak juga diperoleh dari berbagai cerita rakyat yang banyak berkembang istilahnya dalam bahasa Inggris yaitu "Griot Traditions” Kerajaan Mali terletak disekilar sungai Niger dan juga dijadikan sebagai sumber penghidupan Adapun yang perlu dibahas mengenai kerajaan Mali kuno adalah system politik, ekonomi, sosial dan budaya.

A. Sistem Polifik

Mali merupakan kerajaan yang kuat dan kaya dengan adanya penguasaan wilayah di sepanjang lembah sungai Niger. Mali memiliki pengaruh yang sangat kuat di sekitar wilayahnya. Mali merupakan salah satu kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja. Raja yang pernah memerintah di sana adalah Sundiata dan Mansa Musa. Sundiata merupakan seorang Raja yang telah menaklukkan terlebih dahulu kerajaan Ghana dan sebagai pendiri kerajaan Mali. Mali mencapai zaman keemasan pada masa Mansa Musa, dimana pada saat itu emas merupakan number yang sangat utama. Kehancuran kerajaan ini juga terjadi pada Mansa Musa, karena adanya perpecahan dalam tubuh kerajaan. Pada masa pemerintahan Mansa Musa terjadi juga eksvansi ataupun penyebaran pengaruh yang sampai ke pusat kota Timbuctu. (KawKaw) dan Djenne. Ketiga daerah ini merupakan pusat perdagangan yang berpengaruh bagi Afrika Barat, ketiga daerah ini adalah sebagai pusat kekayaan budaya dan pengetahuan Sistem militer juga sangat berpengaruh bagi Kerajaan Mali Kuno yang manafungsi militer sangat menentukan bagi keamanan kerajaan.

B. Sistem Ekonomi 

Melihat dari Ietak geografis kerajaan Mali kuno yang lerletak disekitar sungai Niger. Dengan informasi tersebut terdapat sedikit gambaran bahwa Mali kuno hidup dari pertanian Namun pada kenyataannya hanya sekitar 2 % penduduk yang bermatapencaharian pada sekior pertanian, hal ini disebabkan pula oleh iklim yang kering. Sungai Niger menyediakan sumber utama bagi kehidupan, seperti perikanan, air minum, dan air untuk pertanian. Dimana pada saat itu kerajaan Mali sudah mulai mengembangkan system irigasi. 

Selain bermata pencaharian sebagai petanii, penduduk kerajaan Mali kuno menghasilkan garam. Hal ini disebabkan karena mereka hidup disekitar Sahara. Adapun secara umum barang-barang yang dihasilkan oleh.kerajaan Mali kuno adalah emas. besi. tembaga. gading, lada, kain, unta,dan budak. Mali kuno adalah salah satu negara yang kaya akan emasnya, dan itu terlihat pada masa pemerintahan Mansa Musa. Mali mengembangkan perdaganganya dan menjadi mansyur yang sampai menyebar ke daerah Eropa dan Timur Tengah.

C. Sistem Sosial Masyarakat Mali 

Dibawah pemerintahan Mansa Musa kehidupan .sosial cukup berkembang secara baik. Pusat perdagangan cukup berkembang, kemudian terdapat pusat-pusat pemerimahan, kebudayaan, dan pengetahuan. Salah satu hasilnya yaitu dengan pembangunan perpustakaan dan sekolah Islam/Madrasah (Universitas)

Pada masa pemerintahannya juga telah terjalin hubunyan yang baik antara pemerintah dengan rakyatnya. Hal ini dibuktikan ketika Mansa Musa melakukan ibadah haji ke Mekkah pada abad ke-14 pada perjalannya ia membawa beberapa orang prajurit, pengikut-pengikutnya dan budak-budak Selain itu raja juga memerintahkan untuk membangun sarana dan prasarana umum termasuk mesjid. Islam sepertinya telah berkembang sejak lama di daerah kerajaan Mali kuno hal ini dipengaruhi oleh latar belakang Kerajaan_Ghana yang kerajaan awal dari Mali yang telah beragama Islam. Kehidupan dalam masyarakat sangat dipengaruhi oleh agama Islam dan sistem feodal sangat melekat dalam drii warganya, sehingga dengan mudah raja dapat memerintah rakyatnya.

D. Sistem Budaya Pada masa kerajaan 

Mali telah berkembang budaya pembangunan Mesjid dan sarana lain yang memiliki tehnik yang sangat tinggi. Peninggalan dari semua itu masih dapat ditemui sekarang ini, khususnya yang terletak di Djenne ( mesjid Djenne). Semua masih berdiri kokoh hingga saat ini yang dapat membuktikan bahwa pengetahuan akan pembangunan itu sudah tinggi. Kehancuran kerajaan Mali sendiri diakibatkan perpecahan yang terjadi dalam tubuh kerajaan. Hal itu terjadi pada masa setelah Raja Mansa Musa dan hal ini juga disebabkan penaklukan oleh bangsa Prancis yang banyak menguasai daerah Afrika pada saat itu.

Refrensi :

Winarti, Murdiyah. 2012. Kerajaan Mali Kuno. Tidak Diterbitkan