REFERENSI PENDIDIKAN

Konsep Media Pembelajaran

http://ewintribengkulu.blogspot.com/2012/11/konsep-media-pembelajaran.html

a. Pengertian Media Pembelajaran

Media pembelajaran merupakan salah satu alat penunjang pada saat proses belajar mengajar. Media pembelajaran dapat digunakan pada tingkat kesukaran materi, ketidakjelasan materi dan pada saat materi yang kurang disukai oleh siswa.

Menurut Gagne dan Briggs dalam Arsyad (1997: 4) secara implisit mengatakan bahwa:
Media pembelajaran meliputi alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi materi pengajaran, yang terdiri dari antara lain buku, tape recorder, film, slide (gambar bingkai), foto, gambar, grafik, televisi, dan komputer. Dengan kata lain, media adalah komponen sumber belajar atau wahana fisik yang mengandung materi instruksional di lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar.
Dari penjelasan di atas, media pembelajaran merupakan salah satu alat bantu yang digunakan sebagai perantara atau pengantar dalam menyampaikan suatu pesan atau informasi dari pengirim pesan kepada penerima pesan. Dalam hal ini, media pembelajaran dapat digunakan guru untuk merangsang siswa belajar secara menarik, tidak membosankan dan materi yang diajarkan mudah diterima. Melalui media pembelajaran seperti gambar, film, dan tape recoder dapat merangsang motivasi siswa untuk belajar sehingga dapat menghasilkan hasil pembelajaran yang maksimal.

b. Ciri-Ciri Media Pembelajaran

Di bawah ini merupakan ciri-ciri media pembelajaran yang merupakan petunjuk mengapa media tersebut digunakan. Gerlach & Ely (Arsyad 1997: 12) mengemukakan tiga ciri media yaitu:
  1. Ciri Fiksatif (Fixative Property);
  2. Ciri Manipulatif (Manipulative Property);
  3. Ciri Distributif (Distributive Property).
Media pembelajaran yang digunakan oleh guru, setidaknya mencakup tiga ciri yang telah disebutkan oleh Gerlach & Ely (Arsyad 1997: 12) yaitu ciri fiksatif (fixative property), ciri manipulatif (maniplatif property), dan ciri distributif (distributive property). Media pembelajaran yang digunakan pada saat pembelajaran memiliki ciri yang dapat berpengaruh/bermanfaat untuk proses belajar mengajar.

Pada ciri fiksatif, media pembelajaran dapat merekam, menyimpan, melestarikan dan merekonstruksi suatu peristiwa atau objek. Ciri manipulatif menggambarkan kemampuan media dalam mentransformasikan suatu kejadian atau objek. Kejadian yang memakan waktu berhari-hari dapat disajikan hanya dalam waktu dua atau tiga menit saja dengan menggunakan teknik pengambilan gambar. Ciri distributif menggambarkan kemampuan media dalam menyalurkan suatu kejadian pada proses pembelajaran yang disajikan secara bersamaan kepada siswa melalui stimulus pengalaman siswa.

c. Macam-macam Media Pembelajaran

Media pembelajaran merupakan komponen yang cukup penting dalam proses belajar mengajar. Dalam perkembangannya media pembelajaran mengikuti perkembangan teknologi. Dari teknologi yang sederhana sampai yang berteknologi tinggi, dari yang mudah dan sudah ada secara natural sampai kepada media yang dapat dirancang sendiri oleh guru.

Berdasarkan perkembangan teknologi tersebut seel & Richey (Arsyad 2007: 29) mengelompokkan media kedalam empat kelompok.
  1. Media Hasil Teknologi Cetak
  2. Media Hasil Teknologi Audio-Visual
  3. Media Hasil Teknologi Berbasis Komputer
  4. Media Hasil Gabungan Teknologi Cetak dan Komputer.
Berdasarkan pengelompokannya, media yang dihasilkan pun bermacam-macam sesuai dengan cara pembuatan media tersebut. Pada media hasil teknologi cetak dihasilkan dari teknologi cetak. Misalnya; buku, teks, grafik, foto dan materi visual yang melalui proses pencetakan mekanis ataupun fotografis. Media Hasil Teknologi Audio-Visual merupakan media yang penyajiannya dalam bentuk audio (pendengaran) dan visual (penglihatan) serta tidak bergantung kepada pemahaman kata atau simbol-simbol. Misalnya; tape recorder dan film. Media yang dihasilkan teknologi berbasis komputer yaitu media dengan alat komputer yang dihasilkan perangkat keras maupun perangkat lunak. Media hasil gabungan teknologi cetak dan komputer merupakan media yang menghasilkan dan menyampaikan materi dengan menggabungkan pemakaian beberapa bentuk media yang dikendalikan oleh komputer.

Berdasarkan uraian macam-macam media pembelajaran diatas, bahwa kamus elektronik TIK dapat dikategorikan dalam media hasil teknologi berbasis computer, karena apabila dilihat dari cara penyajian dan tujuan yang ingin dicapai kamus elektronik TIK termasuk kedalam kategori basis data, yaitu sumber yang dapat membantu peserta didik menambah informasi dan pengetahuannya sesuai dengan keinginannya masing-masing.

d. Fungsi Media Pembelajaran

Ketidakjelasan dan kerumitan materi pelajaran yang disampaikan dapat dibantu dengan menggunakan media sebagai perantara. Namun, peranan media tidak dapat optimal apabila penggunaanya tidak sesuai dan sejalan dengan tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan sebelumnya. Seberapapun pentingnya peran media tetap tidak bisa menggeser peran guru, karena media hanya sebagai alat bantu dalam proses belajar mengajar.

Menurut Fathurrohman dan Sutikno (2009: 67) fungsi penggunaan media dalam proses belajar mengajar, diantaranya:
  1. menarik perhatian siswa;
  2. membantu untuk mempercepat pemahaman dalam proses pembelajaran;
  3. memperjelas penyajian pesan agar tidak bersifat verbalistis (dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan);
  4. pembelajaran lebih komunikatif dan produktif;
  5. waktu pembelajaran bisa dikondisikan;
  6. menghilangkan kebosanan siswa dalam belajar;
  7. meningkatkan motivasi siswa dalam mempelajari sesuatu/menimbulkan gairah belajar;
  8. melayani gaya belajar siswa yang beraneka ragam, serta;
  9. meningkatkan kadat keaktifan/keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran
Penggunaan media pembelajaran sangat berpengaruh pada proses belajar mengajar. Penggunaan media dalam proses belajar mengajar bukan sebagai fungsi tambahan melainkan sebagai alat bantu untuk mewujudkan situasi belajar mengajar. Berdasarkan fungsi penggunaan media dalam proses belajar mengajar menurut Fathurrohman dan Sutikno (2009: 67) “Guru harus dapat memilih dan memanfaatkan penggunaan media pembelajaran secara tepat, terencana, da sistematik sesuai dengan materi pembelajaran untuk mencapai hasil pembelajatan yang optimal.

Refrensi:
  1. Arsyad, Azhar. (1997). Media Pembelajaran. Jakarta; Grafindo Persada.
  2. Fathurrohman, Pupuh dan Sutikno, Sobry. (2009). Strategi Belajar Mengajar Melalui Penanaman Konsep Umum dan Konsep Islam. Bandung; Refika Aditama.
Copyright © 2014-2015 REFERENSI PENDIDIKAN Powered by Blogger - All Rights Reserved