Landasan Filosofis Pendidikan

a. Landasan Filosofis Pendidikan

Definisi Landasan Filosofis Pendidikan. Landasan filosofis pendidikan adalah seperangkat asumsi yang bersumber dari filsafat yang dijadikan titik tolak dalam pendidikan.

Struktur Landasan Filosofis Pendidikan. Landasan filosofis pendidikan sesungguhnya merupakan suatu sistem gagasan tentang pendidikan yang dideduksi atau dijabarkan dari suatu sistem gagasan filsafat umum (Metafisika, Epistemologi, Aksiologi) yang dianjurkan oleh suatu aliran filsafat tertentu. Hal ini dapat dipahami sebagaimana disajikan oleh Callahan and Clark (1983) dalam karyanya “Foundations of Education”, dan sebagaimana disajikan Edward J. Power (1982) dalam karyanya Philosophy of Education, Studies in Philosophies, Schooling and Educational Policies.

b. Karakteristik Landasan Filosofis Pendidikan.

Landasan filosofis pendidikan berisi tentang gagasan-gagasan atau konsep-konsep yang bersifat normatif atau preskriptif. Landasan filosofis pendidikan dikatakan bersifat normatif atau preskriptif, sebab landasan filosofis pendidikan tidak berisi konsep-konsep tentang pendidikan apa adanya (faktual), melainkan berisi tentang konsep-konsep pendidikan yang seharusnya atau yang dicita-citakan (ideal), yang disarankan oleh filsuf tertentu untuk dijadikan titik tolak dalam rangka praktek pendidikan dan/atau studi pendidikan.

Aliran dalam Landasan Filosofis Pendidikan. Sebagaimana halnya di dalam filsafat umum, di dalam landasan filsafat pendidikan juga terdapat berbagai aliran. Sehubungan dengan ini dikenal adanya landasan filosofis pendidikan Idealisme, landasan filosofis pendidikan Realisme, landasan filosofis pendidikan Pragmatisme, dsb.

Refrensi Rujukan:
  1. Amien, A. M., (2005), Pendidikan dari Persfektif Sains Baru: Belajar Merajut realitas, Lembaga Penerbitan Unhas.
  2. Callahan J. F., Clark, L.H., (1983), Foundation of education, Macmillan Publishing Co. Inc., New York.
  3. Henderson, S. van P., Introduction to Philosophy of Education, The University of Chicago Press, Chicago.
  4. Kneller, G., (Ed.), (1971), Foundations of Education, John Wiley and Sons, New York.
  5. Noor, M., (Ed.), (1987), Filsafat dan Teori Pendidikan: Jilid I Filsafat Pendidikan, Sub Koordinator Mata kuliah filsafat dan Teori Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, IKIP Bandung.
  6. Oesman O,. Alfian, (Penyunting) (1992), Pancasila sebagai Ideologi dalam Berbagai Bidang Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara, BP 7 Pusat.
  7. Power, Edward, J., (1982), Philosophy of education: Studies in Philosophies, Schooling, and Educational Policies, Prentice-Hall, Inc., Englewood Clifs, New Jersey.
  8. Syaripudin, T. dan Kurniasih, (2008), Pengantar Filsafat Pendidikan, Bandung, Percikan Ilmu.
  9. Syam, M. N., (1984), Filsafat Pendidikan dan Dasar Filsafat Pendidikan Pancasila, Usaha Nasional, Surabaya.
  10. Suparno, P., (1997), Filsafat Konstrukstivisme dalam Pendidikan, Kanisius, Yogyakarta. 
  11. Titus, H.H., Living Issues in Philosophy, American Book Company, New York.
  12. Undang-Undang R.I. No. 20 Tahun 2003 Tentang “Sistem Pendidikan Nasional”.