Pengaruh Kamus Elektronik TIK Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Aspek Ingatan, Pemahaman dan Penerapan

Kamus elektronik TIK merupakan media pembelajaran dalam bentuk elektronik/digital. Kamus elektronik TIK diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada aspek ingatan, pemahaman dan penerapan. Hal tersebut telah dibuktikan oleh winkler pada penelitianya mengenai kamus elektronik bahasa Inggris. Winkler (2001: 203) mengatakan bahwa:
An English learners‟ dictionary on CD-ROM could support learners in this respect as it provides users with the opportunity to learn more about a word by showing them what it looks like, how it sounds, in what context it can appear, etc. Students are also given the chance to practise what they have learned by working through the vocabulary exercises (which would have to be carefully designed though). All this could help learners to become better users of the language and support them in language learning. If the great potential of an English learners‟ dictionary on CD-ROM as a learning tool was realised, so that it was consulted not only for lexical information, then – once it has been more fully developed and become more learner-oriented – the electronic dictionary could be much more than a reference tool. An exciting prospect!
[Kamus Bahasa Inggris pada CD-ROM ini bisa mendukung peserta Didik dalam hal ini menyediakan kesempatan untuk belajar lebih mengenai sebuah kata dengan menunjukkan seperti apa,  bagaimana kedengarannya, serta dalam konteks seperti apa hal tersebut bisa muncul. Siswa juga diberi kesempatan untuk mempraktekkan apa yang telah mereka pelajari melalui kosakata (yang harus dirancang dengan cermat). Semua ini bisa membantu peserta didik untuk menjadi pengguna bahasa yang lebih baik dengan didukung menggunakan kamus CD-ROM tersebut. Jika potensi siswa yang belajar bahasa Inggris pada CD ROM ini disadari, sehingga tidak hanya untuk berkonsultasi mengenai informasi leksikal, maka apabila sepenuhnya dikembangkan dan menjadi lebih berorientasi pada siswa. Kamus elektronik dapat digunakan sebagai alat referensi. Merupakan sebuah prospek yang menarik!]

Dalam artikel ini, penulis menggunakan Kamus elektronik TIK yang diharapkan hasilnya pun tidak akan jauh berbeda dengan yang dilakukan oleh Winkler. Kamus elektronik TIK juga dirancang untuk meningkatkan aspek ingatan, pemahaman dan penerapan. Materi dalam kamus elektronik TIK berisi istilah-istilah internet yang bertujuan untuk meningkatkan aspek ingatan siswa. Selain itu, terdapat pengertian dari istilah-istilah internet yang diharapkan mampu meningkatkan aspek pemahaman siswa. Tidak hanya istilah-istilah internet dan pengertiannya saja, namun dalam kamus elektronik TIK juga dilangkapi dengan gambar. Tujuannya adalah untuk meningkatkan aspek penerapan. Dengan melihat gambar dari sebuah item diharapkan siswa dapat langsung menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini sejalan dengan yang diungkapkan oleh Arsyad (2007: 91) mengatakan bahwa:

Media visual dapat memperlancar pemahaman (misalnya melalui elaborasi struktur dan organisasi) dan memperkuat ingatan. Visual dapat pula menumbuhkan minat siswa dan dapat memberikan hubungan antara isi materi pelajaran dengan dunia nyata. Agar menjadi efektif, visual sebaiknya ditempatkan pada konteks yang bermakna dan siswa harus berinteraksi dengan visual (image) itu untuk meyakinkan terjadinya proses informasi.

Refrensi:
  1. Arsyad, Azhar. (1997). Media Pembelajaran. Jakarta; Grafindo Persada.
  2. Winkler, Birgit. (2001). English learners’ dictionaries on CD-ROM as reference and language learning tools. Journal Cambridge 13 (2): 191–205.