Pengertian dan Ruang Lingkup Sejarah Lokal

a. Pengertian Sejarah Lokal

Telah banyak batasan tentang rumusan sejarah lokal dilontarkan oleh para ahli, tetapi belum diketemukan kesepakatan secara bulat/ memuaskan. Beberapa definisi tersebut anatar lain yakni: Sejarah Lokal sebagai suatu bentuk penulisan sejarah dalam lingkup yang terbatas, yang meliputi suatu lokalitas tertentu. Sejarah lokal adalah kisahmasa lampau dari kelompok masyarakat tertentu yang berada pada geografis terbatas. Sejarah lokal dikatakan sebagai suatu peristiwa yang hanya terjadi dalam lokasi yang kecil, baik pada desa atau kota-kotatertentu. Sejarah lokal adalah sejarah yang menyangkut sebuah desa/ beberapa desa, sebuah kota kecil/ sedang (pelabuhan besar/ ibu kota tidak termasuk). Sejarah lokal adalah studi tentang kehidupan masyarakat atau khususnya komunitas dari suatu lingkungan sekitar (neighnorhood) tertentu dalam dinamika perkembangannya dalam berbagai aspek kehidupan manusia.

Dari sejumlah rumusan tersebut dapat ditarik suatu ”benang merah” bahwa yang menjadi pokok perhatian adalah ruang lingkup geografis/ tempat/ unit spatial yang terbatas, meliputisuatu lokalitastertentu beserta kehidupan mesyarakat. Bahwa lingkungan tersebut adalah suatu unit kesadaran historis, dalam artian bahwa daerah/ wilayah tertentu ini masing-masing pada dirinya dan pada bagiannya merupakan pusat terjadinya sejarah. Setiap daerah etnis kultural memiliki kesatuan historis serta konsep tentang kelampauan yang khas.

b. Ruang Lingkup Sejarah Lokal

Lingkup terbatas yang dimaksudkan ini terutama dihubungkandengan unsurwilayah, dan komunitas yang ada di dalamnya, bukan kepada masalah waktu (lingkup temporal) maupun peristiwa (tema) tertentu dari masa lampaunya.. yang sangat menarik adalah apa yang diungkapkan dalam buku Sejarah lokal di Indonesia karya Taufik Abdullah bahwa batasan tentang kelokalan adalah menurut kesepakatan penulis dengan apa yang akan ditulisnya. Ini hendaknya dipandang sebagai satu bentuk pertanggungjawaban secara akademik dari si penulis/ peneliti itu sendiri. Penulislah yang menentukanbahwa yang ditulistermasuk dalamstudi sejarah lokal, tanpa mengesampingkan berbagai definisi di atas.

Dengan demikian ruang lingkup sejarah lokal adalah keseluruhan lingkungan sekitar baik yang menyangkut kesatuan wilayah seperti desa, kecamatan,kota kecil, kabupaten atau kesatuan lokalitas lainnya beserta institusi-sosial budaya yang berada di dalamnya seperti keluarga, pola pemukiman, lembaga pemerintah setempat, perkumpulan kesenian, dll. Oleh karenanya dalam kajian sejarah lokal berbagaiaspek dari kehidupanmasa lampaumasyarakat setempat sapat diselidiki apa itu aspek politik, sosial, ekonomi, kebudayaan dan sebagainya. Namun perlu digarisbawahi kalau problem-problem pokok haruslah bertitik tolak dari realitas lokal itu sendiri. Ini berarti seleksi peristiwa ditentukan oleh tingkat pentingnya dalam perkembangan masyarakat setempat atau lingkungan yang dibicarakan, bukandari kenyataan yang beradadi luarnya.

Refrensi:

Winarti, Murdiyah. Sejarah Lokal. Tidak Diterbitkan.