REFERENSI PENDIDIKAN

Konsep Pembinaan Guru

http://ewintribengkulu.blogspot.com/2012/11/pengertian-pembinaan-guru.html

Pembinaan guru merupakan salah satu fungsi dari manajemen SDM pendidikan. Manajemen SDM pendidikan adalah proses memberdayakan personil, khususnya pendidik dan tenaga kependidikan untuk mencapai tujuan lembaga pendidikan formal secara efektif dan efisien. Sumber daya manusia menjadi hal yang sangat dominan dalam proses pendidikan, hal ini juga berarti bahwa mengelola SDM merupakan bidang yang sangat penting dalam melaksanakan proses pendidikan/pembelajaran di sekolah. Untuk itu SDM di bidang pendidikan harus benar-benar dikelola dengan baik, bukanlah sekedar menyangkut pendayagunaan tenaga manusia dalam organisasi, melainkan tindakan terpadu nilai dari perencanaan, perekrutan, penempatan, pembinaan atau pengembangan, penilaian hingga pemberhentian. Sebagaimana dijelaskan oleh Tim Dosen MKDK

Pengelolaan Pendidikan (2001:94) bahwa :
Pengelolaan tenaga kependidikan merupakan rangkaian aktivitas yang integral, bersangkut paut dengan masalah perencanaan, perekrutan, penempatan, pembinaan atau pengembangan, penilaian dan pemberhentian tenaga kependidikan dalam suatu sistem kerja sama untuk mencapai tujuan pendidikan dan mewujudkan fungsi sekolah yang sebenarnya.

Dalam rangka mencapai tujuan pengelolaan tenaga kependidikan, dituntut terselenggaranya kegiatan yang jelas sebagai satu kesatuan fungsi yang integral. Artinya tujuan-tujuan itu pada dasarnya di implementasikan melalui penyelenggaraan dimensi kegiatan yang sejalan dengan fungsi manajemen sumber daya manusia yang salah satunya adalah pembinaan.

Secara umum pembinaan diartikan sebagai usaha untuk memberi pengarahan dan bimbingan guna mencapai suatu tujuan tertentu. Pembinaan merupakan hal umum yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, kecakapan, di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, kemasyarakatan dan lainnya.

Pembinaan menekankan pada pendekatan praktis, pengembangan sikap, kemampuan dan kecakapan. Berkenaan dengan hal tersebut, menurut Rusli Syarif (1991:12) mengemukakan bahwa :
Pembinaan adalah suatu proses untuk membantu tenaga kerja untuk membentuk, meningkatkan dan mengubah pengetahuan, keterampilan sikap dan tingkah lakunya agar dapat mencapai standar tertentu sesuai dengan apa yang dituntut oleh jabatannya.

Berdasarkan penjelasan diatas, jelas bahwa pembinaan bermuara pada adanya perubahan kearah yang lebih baik dari sebelumnya yaitu untuk meningkatkan keterampilan, kecakapan, kemampuan dan sebagainya. Begitupun pembinaan yang dilakukan kepada tenaga kependidikan khususnya guru, sebagaimana yang diungkapkan oleh Tim Dosen MKDK Pengelolaan Pendidikan (2001:103) yaitu :

Pembinaan tenaga kependidikan merupakan usaha mendayagunakan, memajukan dan meningkatkan produktivitas kerja setiap tenaga kependidikan yang ada di seluruh tingkatan manajemen organisasi dan jenjang pendidikan (sekolah). 

Sedangkan menurut Rohani (2004:72) mengungkapkan bahwa :
Pembinaan guru adalah serangkaian bantuan yang berwujud layanan profesional yang diberikan oleh orang yang lebih ahli (kepala sekolah, pengawas, ahli lainnya) kepada guru dengan maksud agar dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar, sehingga tujuan pendidikan yang direncanakan dapat tercapai.

Pembinaan guru pada prinsipnya merupakan kegiatan membantu dan melayani guru agar diperoleh guru yang lebih bermutu yang selanjutnya diharapkan terbentuk situasi proses belajar mengajar yang lebih baik dalam rangka mencapai tujuan pendidikan. Menurut Gaffar (Prihatin, 2005:40) bahwa : “pembinaan guru merupakan suatu keharusan untuk mengatasi permasalahan tugas di lapangan.” Pembinaan guru menekankan kepada pertumbuhan profesional dengan inti keahlian teknis serta perlu ditunjang oleh kepribadian dan sikap profesional.

Menurut Nergery (Prihatin, 2005:40), “pembinaan guru meliputi pembinaan unjuk kerja, kepribadian, lingkungan kerja serta rasa tanggung jawab.” Dengan kata lain, pembinaan guru mencakup aspek kepribadian dan profesional, sehingga membawa guru kepada sikap terbuka, terampil dan jiwanya menyatu dengan tugas sebagai pendidik. Sementara itu UU No.14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen Bab IV Bagian kelima Pasal 32 tentang pembinaan dan pengembangan guru menyatakan : “Pembinaan dan pengembangan guru meliputi pembinaan dan pengembangan profesi dan karir.”

Pembinaan guru seharusnya merupakan program yang didesain oleh sekolah maupun organisasi pembantu dan penyelenggara pendidikan serta didukung oleh kegiatan yang diadakan oleh pihak guru. Menurut Orlosky (Prihatin, 2005:40-41) : “Pembinaan guru merupakan proses yang didesain oleh sekolah untuk memajukan kualitas serta kuantitas anggota staf yang diperlukan untuk memecahkan masalah, demi tercapainya tujuan sekolah.” Pembinaan guru Hendaknya dilaksanakan melalui beberapa langkah, terus menerus, berkesinambungan, dan pihak pembina harus tidak mengenal bosan. Menurut Dugan (Prihatin, 2005:41), mengemukakan bahwa : “langkah-langkah pembinaan guru meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.”

Dengan demikian, pembinaan guru adalah upaya membantu dan melayani guru, melalui menciptakan lingkungan yang kondusif bagi peningkatan kualitas pengetahuan, keterampilan, sikap, kedisiplinan, serta pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan guru agar guru mempunyai kemauan dan kemampuan berkreasi dan usaha untuk selalu meningkatkan diri dalam rangka meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dalam rangka mencapai keberhasilan pendidikan.

Refrensi :
  1. Syarif, R. (1991). Manajemen Latihan dan Pembinaan. Bandung: Angkasa.
  2. Rohani, N.K. (2004). “Pengaruh Pembinaan Kepala Sekolah dan Kompensasi Terhadap Kinerja Guru SLTP Negeri di Kota Surabaya”. Jurnal Pendidikan   Dasar.   5, (1), 71-78. [Online].   Tersedia: www.dikdas.jurnal.unesa.ac.id. 
  3. Prihatin, T. (2005). “Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Implementasi Pembinaan Guru di Era Otonomi Daerah.” Jurnal Pendidikan. 14, (1), 37- 47.
  4. Tim Dosen Jurusan Administrasi Pendidikan. (2001). Pengantar Pengelolaan Pendidikan. Bandung: Jurusan Administrasi Pendidikan UPI.
Konsep Pembinaan Guru, Pada: 4:53 PM
Copyright © 2014-2015 REFERENSI PENDIDIKAN Powered by Blogger - All Rights Reserved