REFERENSI PENDIDIKAN

Perkembangan Sejarah Lokal di Indonesia

http://ewintribengkulu.blogspot.com/2012/11/perkembangan-sejarah-lokal-di-indonesia.html

Sejarah lokal sebagai salah satu cabang dari studi sejarah sangat menarik untuk diperbincangkan terutama menyangkut batasan pengertian dan metodologi maupun dalam hak aspek pengajaran sejarah lokal di sekolah-sekolah. Istilah sejarah lokal di indonesia kerap digunakan pula sebagai sejarah daerah, sedangkan di Barat disamping dikenal istilah local history juga community history, atau neighborhood history, maupun nearby history. Sebelumnya sejarah lokal kurang mendapat perhatian dari berbagai fihak, mungkin ini berhubungan dengan semangat persatuan-kesatuan Indonesia yang diperjuangkan sejak lama (kemerdekaan sebagai bangsadan negara Indonesia). ”Kebangkitan” kembali dari sejarah lokal ini harus disikapi dengan arif sebagai salah satu bidang kajian sejarah biasa, bukan untuk menonjolkan dinamikakelokalan semata.

Pada awal pasca kemerdekaan, kebutuhan akan adanya sejarah nasional sangat tinggi guna mendukung eksistensi dari negara Indonesia yang baru tertentuk. Namun kemudian setelah beberapa lama disadari bahwa kecenderungan penulisan sejarah yang nasional sentries dapat mengabaikan realitas dinamika sosial yang majemuk, yang ada di masing-masing bagian wilayah republik ini (Sabang-Merauke). Hal ini tentu saja dapat merugikan bangsa Indonesia sendiri, karena sejarah yang bersifat nasional kerap mengabaikan makna bagi komunitas tertentu, terutama yang menyangkut sejarah di lingkungan sekitarnya. Lebih jauh, tidak dikenal atau diketahuinya bagian-bagiandari sejarah bangsa Indonesia secara lengkap atau detailsangat dimungkinkan, terburuknya adalah ada bagian-bagian sejarah daerah yang luput dari perhatian sebab tidak pernah diungkapkan.

Berkaitan dengan keadaan di atas adanya era etonomi daerah sekarang ini dapat mendorong penulisan sejarah lokal lebih semarak, karena memberikan kesempatan pada daerah untuk secara maksimal melakukan penelitian guna menjawab dan menjelaskan pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut masa lalu dari masyarakat yang bersangkutan. Meskipun menulis sejarah lokal adalah hak siapa saja dan dapat ditulis kapan saja, namun tampaknya perhatian dari pemerintah daerah sangat ditunggu. Dalam hal ini yang dilihat adalah adanya kesempatan dan dukungan dari pemerintahsetempat yang tidak hanya sebatas bantuandana. Kewenangan yang dimiliki pemerintah dapat menjembatani kerjasama anatara berbagai pihak seperti pendidik, museum, perguruan tinggi maupun pencipta sejarah lokal (Sejarah Lokal Diletantis).

Kenyataannya kesempatan ini tidak/ belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga penulisan sejarah lokal belum mengalami perkembangan yang signifikan. Meskipun sebenarnya hal ini juga sangat berkaitan erat kepada persoalan sumber-sumber sejarah yang tersedia, khususnya sumber tertulis. Terbatasnya sumber tertulis merupakan salah satu faktor yang menjadikan sejarah lokal belum berkembang dengan baik. Sebagian besar sumber yang tersedia adalah sumber lisan baik itu tradisi lisan (oral tradition) maupun sejarah lisan (oral history). Memang dalam menggali sejarah lokal di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari apa yang namanya sumber lisan. Kebiasaan untuk menuliskan segala sesuatu yang pernah terjadi di lingkungan sekitarnya belum merupakan suatu keharusan atau kebutuhan yang perlu dilakukan oleh sebagian dari bangsa ini. Tidak heran sumber tertulis mengenai masa lalu suatu komunitas masyarakat di tempat/ lokalitas tertentu sangat-sangat terbatas, bahkan mungkin sumber lisan berupa tradisi lisan adalah satu-satunya akses untuk mendapatkan informasitersebut. Bertolak dari hal ini melalui kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah, diharapkan akan mampu menghimpun banyak informasi mengenai realitas masa lampau lingkungannya dengan mengumpulkan cerita-cerita lisan yang tersebar dari mulut ke mulut maupun melakukan wawancara dengan para saksi sejarah yang masih hidup. Selanjutnya penulisan sejarah lokal dari bagian-bagian eilayah Indonesia akan terungkap dengan baik, sehingga pengetahuan tentang sejarah Indonesia menjadi lebih berwarna.

Refrensi :

Winarti, Murdiyah. 2012. SEJARAH LOKAL :(PENGERTIAN, KONTEN, dan PENGAJARAN). Tidak Diterbitkan
Copyright © 2014-2015 REFERENSI PENDIDIKAN Powered by Blogger - All Rights Reserved