REFERENSI PENDIDIKAN

Sejarah Penjelajahan Bangsa Spanyol ke Amerika

http://ewintribengkulu.blogspot.com/2012/11/sejarah-bangsa-spanyol-ke-amerika.html

Pelayaran Christopher Columbus (1451-1506) tahun 1492 dapat ditempatkan dalam konteks penjelajahan bangsa Eropa ke benua "baru" Amerika. Columbus yakin bahwa dia dapat menemukan rule terpendek ke arah timur dengan cara berlayar ke arah barat menyeberangi Atlantik. Dia menyangka San Salvador adalah India, negeri yang kaya akan bahan rempah-rempah. Antara tahun 1492-1502 Columbus melakukan empat kali pelayaran ke Amerika dan menemukan kepulauan Caribia. Sampai dia mati, pulau-pulau yang didarataninya seperti Haiti, Dominica, Puerto Rico, Jamaica, Cuba dan Honduras masih diyakininya sebagai India. Melalui rintisannya bangsa Spanyol memperoleh pengetahuan mengenai benua baru Amerika yang kemudian dijadikan sebagai wilayah koloni Spanyol. Raja Spanyol Ferdinand dan Ratu Isabela akhirnya mensponsori penjelajahan berikutnya ke Amerika untuk menghadapi dominasi bangsa Portugis yang telah melakukan penjelajahan dunia.

Tindakan raja Spanyol itu menimbulkan protes Spanyol yang menganggapnya telah mengancam kepentingan Portugal di Amerika. Paus Alexander VI menengahi pertentangan tersebut dengan cara menarik garis demarkasi antara Spanyol dan Portugal tahun 1493. Dalam tahun 1494 kedua negara sepakat dalam Perjanjian Tordesilas bahwa Portugal akan menguasai Brazil dan sisa benua Amerika oleh Spanyol. Tentu saja perjanian tersebut tidak berlaku bagi negara-negara lain yang juga berambisi menguasai Amerika.

Niat untuk mencan jalur pelayaran ke Asia terus dilakukan oleh bangsa Spanyol. Penguasa Spanyol, Charles V, menugaskan Ferdinad Magellan (1480-1521) untuk menemukan jalur langsung ke kepulauan Maluku sebagai pusat penghasil rempah-rempah. Magellan berlayar ke arah barat-daya melintasi Samudera Atlantik, dan sampai ke ujung selatan benua Amerika. Dari sana dia menyeberang ke Samudera Pacifik menuju arah Barat dan sampai di kepulauan Filipina tahun 1521 (pemberian nama kepulauan Philipina dilakukan tahun 1560 setelah kepulauan tersebut berada di bawah imperialisme Spanyol atas 'nama raja Philip II). Di kepulauan tersebut Magellan terbunuh. Namun deniikian pelayaran terus dilakukan oleh anak buahnya hingga tiba kembali di Spanyol thun 1522. Pelayaran Magellan berpengaruh besar bagi dunia ilmu pengetahuan dan membuktikan teori Columbus bahwa dunia ini bulat. Pelayaran ini juga memberi keterangan yang berharga bahwa Samudera Pasifik demikian luas dan bumi ini lebih besar dibandingkan dengan yang selama itu dipercayai orang,.

Penjelajahan bangsa Spanyol ke benua Amerika diikuti dengan penaklukan dan kolonisasi. Hernando Cortez (1485-1547) berhasil mencapai Meksiko dan menaklukkan kerajaan Aztec yang dikuasai kaisar Montezuma. Sisa-sisa peradaban Aztec dihancurkannya dengan kejam. Demikian juga dengan kerajaan Inca di Peru dihancurkan oleh bangsa Spanyol yang dirintis oleh penjelajahan Francisco Pizarro (1470-1541). Daerah-daerah baru di Amerika Latin dikuasainya dan dijadikan sebagai bagian dari imperium Spanyol. Penaklukkan itu disusul dengan migrasi penduduk Spanyol ke daerah yang ditaklukkannya. Pada abad ke 16 di Amerika Selatan telah terdapat 200.000 penduduk Spanyol.yang melakukan kolonisasi.


Refrensi:

Supriana, Nana. 2012. Bangsa Amerika. Tidak Diterbitkan.
Copyright © 2014-2015 REFERENSI PENDIDIKAN Powered by Blogger - All Rights Reserved