Teknik Pembelajaran Examples non Examples

Menurut Neti Budiwati dan Leni Permana (2010:80) model pembelajaran dengan pendekatan kontektual (Contextual Teaching and Learning/ CTL) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa mendorong membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat.

Berdasarkan penjelasan diatas, teknik pembelajaran examples non examples masuk kedalam model pembelajaran kontekstual. Karena teknik pembelajaran examples non examples dalam pembelajarannya memberikan contoh dan bukan contoh dari materi yang kemudian dikaitkan dengan kehidupan sehari- hari.

Teknik pembelajaran examples non examples dapat dilakukan dalam metode pembelajaran ceramah ataupun diskusi. Karena teknik pembelajaran examples non examples bisa dijadikan media pembelajaran agar metode pembelajaran ceramah menjadi lebih variatif.

Teknik pembelajaran examples non examples atau juga biasa di sebut examples and non-examples merupakan teknik pembelajaran yang menggunakan gambar atau ilustrasi sebagai contoh dalam bentuk media pembelajaran. Penggunaan media gambar atau ilustrasi ini disusun dan dirancang agar anak dapat menganalisis gambar atau ilustrasi tersebut menjadi sebuah bentuk diskripsi singkat mengenai apa yang ada didalam gambar atau ilustrasi tersebut.

Penggunaan teknik Pembelajaran examples non examples ini lebih menekankan pada konteks analisis siswa. Biasa yang lebih dominan digunakan di kelas tinggi, namun dapat juga digunakan di kelas rendah dengan menenkankan aspek psikoligis dan tingkat perkembangan siswa kelas rendah seperti ; kemampuan berbahasa tulis dan lisan, kemampuan analisis ringan, dan kemampuan berinteraksi dengan siswa lainnya. Teknik Pembelajaran examples non examples menggunakan gambar dapat melalui OHP, Proyektor, ataupun yang paling sederhana adalah poster. Gambar atau ilustrasi yang kita gunakan haruslah jelas dan dapat dimengerti.

Examples and non examples adalah teknik pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengajarkan definisi konsep. Teknik pembelajaran ini bertujuan untuk pemahaman siswa tentang examples (contoh) and non examples (bukan contoh) sehingga siswa dapat membedakan dari suatu definisi konsep yang ada, dan meminta siswa untuk mengklasifikasikan keduanya sesuai dengan konsep yang ada. Examples memberikan gambaran akan sesuatu yang menjadi contoh akan suatu materi yang sedang dibahas, sedangkan non-examples memberikan gambaran akan sesuatu yang bukanlah contoh dari suatu materi yang sedang dibahas.

Examples non examples dianggap perlu dilakukan karena suatu definisi konsep hanya sebagai suatu konsep yang diketahui secara primer hanya dari segi definisinya bukan dari sifat fisiknya. Dengan memusatkan perhatian siswa terhadap examples dan non-examples diharapkan akan dapat mendorong siswa untuk menuju pemahaman yang lebih dalam mengenai materi yang ada.

Menurut Buehl (1996) keuntungan dari teknik pembelajaran examples non examples antara lain: (dikutip dari: http://www.papantulisku.com/2010/01/model- pembelajaran-examples-non.html)
  1. Siswa berangkat dari satu definisi yang selanjutnya digunakan untuk memper- luas pemahaman konsepnya dengan lebih mendalam dan lebih komplek
  2. Siswa terlibat dalam satu proses discovery (penemuan), yang mendorong mereka untuk membangun konsep secara progresif melalui pengalaman dari example non example
  3. Siswa diberi sesuatu yang berlawanan untuk mengeksplorasi karakteristik dari suatu konsep dengan mempertimbangkan bagian non example yang dimungkinkan masih terdapat beberapa bagian yang merupakan suatu karakter dari konsep yang telah dipaparkan pada bagian example.
Tennyson dan Pork (1980) menyarankan bahwa jika guru akan menyajikan contoh dari suatu konsep maka ada tiga hal yang seharusnya diperhatikan, yaitu (http://www.papantulisku.com/2010/01/model-pembelajaran-examples-non.html)
  1. Urutkan contoh dari yang gampang ke yang sulit.
  2. Pilih contoh – contoh yang berbeda satu sama lain.
  3. Bandingkan dan bedakan contoh – contoh dan bukan contoh 
Menyiapkan gambar atau ilustrasi untuk contoh dan non-contoh akan membantu siswa untuk membangun makna yang kaya dan lebih mendalam dari materi yang dipelajari. Menurut Joyce and Weil (1986: 128) memberikan kerangka konsep terkait strategi tindakan dalam teknik pembelajaran examples non examples. Kerangka konsep tersebut antara lain:
  1. Memberikan contoh dan non-contoh yang bertujuan untuk menjelaskan materi yang dipelajari. Menyajikannya secara bersamaan sehingga siswa dapat memikirkan perbedaan antara examples non examples tersebut. Selama siswa mendiskusikan tentang tiap examples dan non-examples tersebut, tanyakanlah pada mereka apa yang membuat kedua daftar itu berbeda.
  2. Menyiapkan examples dan non examples tambahan, mengenai konsep yang lebih spesifik untuk mendorong siswa lebih memahami materi secara terperinci.
  3. Meminta siswa untuk bekerja berkelompok untuk mendiskusikan contoh atau ilustrasi dari examples non-examples. Setelah itu meminta tiap kelompok untuk mempersentasikan hasil dari diskusi tersebut.
  4. Sebagai bagian penutup, meminta siswa untuk member kesimpulan atas gambar atau ilustrasi tersebut.
Langkah-langkah teknik pembelajaran examples non examples:
  1. Guru mempersiapkan contoh dan bukan contoh(dari kasus/gambar yang relevan) yang sesuai dengan tujuan pembelajaran
  2. Guru menempelkan gambar atau memberikan ilustrasi di papan atau ditayangkan melalui OHP/Proyektor/ hanya berupa slide kertas
  3. Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan pada siswa untuk memperhatikan/menganalisa gambar atau ilustrasi
  4. Melalui diskusi kelompok 2-3 orang siswa, hasil diskusi dari analisa gambar atau ilustrasi tersebut dicatat pada kertas
  5. Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya
  6. Mulai dari komentar/hasil diskusi siswa, guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapai
  7. Kesimpulan