REFERENSI PENDIDIKAN

Pengertian Bimbingan Pribadi-sosial

http://ewintribengkulu.blogspot.com/2013/04/pengertian-bimbingan-pribadi-sosial.html


Pada dasarnya bimbingan merupakan upaya pembimbing untuk Membantu mengoptimalkan individu. Model Bimbingan yang berkembang saat ini adalah bimbingan perkembangan. Visi bimbingan perkembangan bersikap edukatif.

Pengertian bimbingan banyak dikemukakan oleh para ahli seperti W.S.Winkel (1997:17) mendefinisikan bimbingan sebagai pemberian bantuan kepada seseorang atau kepada sekelompok orang dalam membuat pilihan-pilihan secara bijaksana dan dalam mengadakan penyesuaian diri terhadap tuntutan hidup.

Selain definisi di atas, Shertzer dan Stone (Syamsu Yusuf, 2009:38) mengartikan bimbingan sebagai “… process of helping an individual to understand himselves and his world (proses pemberian bantuan kepada individual agar mampu memahami diri dan lingkungannya).” Di atas telah dijelaskan pengertian bimbingan menurut para ahli. Selanjut nya akan dijelaskan mengenai pengertian bimbingan pribadi- sosial menurut para ahli.

Syamsu Yusuf (2009:53) menjelaskan bimbingan dan konseling pribadi merupakan proses bantuan untuk memfasilitasi siswa agar memiliki pemahaman tentang karakteristik dirinya, kemampuan mengembangkan potensi dirinya, dan memecahkan masalah-masalah yang dialaminya.

Kemudian lebih lanjut Syamsu Yusuf (2009:55) menjelaskan mengenai bimbingan dan konseling sosial adalah proses bantuan untuk memfasilitasi siswa agar mampu mengembangkan pemahaman dan keterampilan berinteraksi sosial atau hubungan insan (human relationship) dan memecahan masalah-masalah sosial yang dialaminya.
Relevan dengan konsep-konsep tersebut, W.S.Winkel (1997:142) menyatakan bimbingan pribadi-sosial adalah bimbingan yang diberikan kepada individu dalam menghadapi keadaan batin dan mengatasi berbagai pergumulan dalam batin individu itu sendiri serta dalam membina hubungan kemanusian dengan sesama di berbagai lingkungan (pergaulan sosial).

Juntika Nurihsan (2006:15) merumuskan bimbingan sosial-pribadi Merupakan bimbingan untuk membantu para individu dalam menyelesaikan masalah-masalah sosial-pribadi. Bimbingan sosial-pribadi diarahkan untuk memantapkan kepribadian dan mengembangkan kemampuan individu dalam menangani masalah-masalah dirinya.

Dari berbagai pengertian di atas, dapat dirumuskan bahwa bimbingan pribadi-sosial merupakan upaya bantuan untuk membantu individu dalam menghadapi dan mengatasi masalah mereka, dimulai dari masalah dalam dirinya sendiri hingga masalah keterampilan untuk berinteraksi dengan individu lain dan lingkungannya.

Refrensi Rujukan :
  1. Fajarria, Asti. (2012). Program Bimbingan Pribadi Sosial untuk Meningkatkan Disiplin Siswa di Sekolah (Berdasarkan Studi Deskriptif terhadap Siswa Kelas VIII SMP Negeri 9 Bandung Tahun Ajaran 2011/2012). Skripsi Jurusan Program Sarjana Bimbingan dan Konseling UPI Bandung: Tidak diterbitkan.
  2. Kartini, Kartono. (1992). Patologi Sosial II: Kenakalan Remaja. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  3. Novia, Nike Sri. (2010). Program Bimbingan Pribadi Sosial untuk Mereduksi Kenakalan Remaja (Berdasarkan Studi Deskriptif terhadap Siswa Kelas X SMA Pasundan 8 Bandung Tahun Ajaran 2009/2010). Skripsi Jurusan Program Sarjana Bimbingan dan Konseling UPI Bandung: tidak diterbitkan.
  4. Nurihsan, Achmad Juntika. (2006). Bimbingan dan Konseling dalam Berbagai Latar Belakang Kehidupan. Bandung: PT Refika Aditama.
  5. Santrock, John W. (1995). Life-Span Development. Alih Bahasa (2002). Juda Damanik dan Achmad Chusairi. Perkembangan Masa Hidup Edisi Lima Jilid II. Jakarta: Erlangga.
  6. Santrock, John W. (1996). Adolescence. Alih Bahasa (2003). Shinto B.Adelar dan Sherly Saragih. Perkembangan Remaja. Jakarta: Erlangga.
  7. Winkel, W.S. (1997). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Jakarta : PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
  8. Yusuf L.N., Syamsu dan A. Juntika Nurihsan. (2008). Landasan Bimbingan dan Konseling. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Copyright © 2014-2015 REFERENSI PENDIDIKAN Powered by Blogger - All Rights Reserved