REFERENSI PENDIDIKAN

Prinsip-prinsip Pembelajaran Tematik

http://ewintribengkulu.blogspot.com/2013/04/prinsip-prinsip-pembelajaran-tematik.html

Terdapat beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan pembelajaran tematik di sekolah dasar, terutama pada saat penggalian tematema, pelaksanaan pembelajaran, dan pelaksanaan penilaian. Dalam proses penggalian tema-tema perlu diperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut:
  1. Tema hendaknya tidak terlalu luas, namun dengan mudah dapat digunakan untuk memadukan mata pelajaran.
  2. Tema harus bermakna, maksudnya tema yang dipilih untuk dikaji harus memberikan bekal bagi siswa untuk belajar selanjutnya.
  3. Tema harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa.
  4. Tema yang dikembangkan harus mampu menunjukkan sebagian besar minat siswa.
  5. Tema yang dipilih hendaknya mempertimbangkan peristiwa-peristiwa otentik yang terjadi di dalam rentang waktu belajar.
  6. Tema yang dipilih hendaknya mempertimbangkan kurikulum yang berlaku serta harapan masyarakat.
  7. Tema yang dipilih hendaknya juga mempertimbangkan ketersediaan sumber belajar.
Pada proses pelaksanaan pembelajaran tematik perlu diperhatikan prinsipprinsip sebagai berikut:
  1. Guru hendaknya tidak bersikap otoriter atau menjadi “single actor” yang mendominasi aktivitas dalam proses pembelajaran.
  2. Pemberian tanggung jawab individu dan kelompok harus jelas dalam setiap tugas yang menuntut adanya kerjasama kelompok.
  3. Guru perlu bersikap akomodatif terhadap ide-ide yang terkadang sama sekali tidak terpikirkan dalam perencanaan pembelajaran.
  4. Memberi kesempatan kepada siswa untuk melakukan penilaian diri (selfevaluation) di samping bentuk penilaian lainnya.
  5. Guru perlu mengajak para siswa untuk menilai perolehan belajar yang telah dicapai berdasarkan kriteria keberhasilan pencapaian kompetensi yang telah disepakati.
Refrensi Rujukan :
  1. Gunter, Marry Alice., Thomas, Jan Schwab, (1999) Instruction; A Models Approach, 3th Ed, Allyn And Bacon: USA
  2. Joyce Bruce. Et al. (2000). Models of Teaching. 6th Ed. Allyn & Bacon : London
  3. Nasution. (1993). Pengembangan Kurikulum. Bandung : Citra Aditya Bakti.
  4. Reiser A. Robert & Dikc Walter, (1996) Instructional Planning, Asimon & Schuster Company. Needham Heights. Masaschussetts.
  5. Schubert, W.H. (1986). Curriculum : Perspective, Paradigm, and Possibility. New York : Macmillan Pub.
  6. Sukmadinata, Nana S. (2000). Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktek. Remaja Rosdakarya : Bandung.
  7. Susilana, Rudi (Koord), (2006), Kurikulum dan Pembelajaran, Jurusan Kurtek FIP
  8. Universitas Pendidikan Indonesia.
  9. Sanjaya, Wina., (2006) Strategi Pembelajaran, Kencana Prenada Media: Jakarta
  10. Sukandi, Ujang, (dkk) (2001), Belajar Aktif dan Terpadu: Apa, mengapa dan Bagaimana? The British Council: Jakarta.
Copyright © 2014-2015 REFERENSI PENDIDIKAN Powered by Blogger - All Rights Reserved