REFERENSI PENDIDIKAN

Tujuan dan Manfaat Permainan Kelompok

http://ewintribengkulu.blogspot.com/2013/04/tujuan-dan-manfaat-permainan-kelompok.html

a. Tujuan Permainan Kelompok

Permainan kelompok, menurut Sweeney and Homeyer, 1999 (Rusmana, 2009c), menambahkan terdapat sembilan tujuan keuntungan dari permainan kelompok yaitu:
  1. Kelompok-kelompok cenderung mempromosikan spontanitas kepada siswa- siswa dan meningkatkan derajat pastisipasinya didalam permainan. Upaya konselor untuk mengkomunikasikan kelonggaran dipacu oleh dinamika kelompok, dan membebaskan siswa dari resiko keterlibatan di dalam berbagai tingkah laku permainan.
  2. Kehidupan afektif siswa dicakup dalam dua tingkat yaitu isu intrapsikis dari anggota-anggota kelompok individual dan isu interpersonal antara konselor dan anggota-anggota kelompok.
  3. Pembelajaran tentang apa yang dirasakan oleh siswa lain dan penglepasan kelegaan berlangsung pada setiap satuan kelompok. siswa mengamati ekspresi emosional dan tingkah laku anggota-anggota lain dan belajar mengatasi perilaku, keterampilan memecahkan masalah, dan jalan alternatif untuk mengekspresikan diri. Pada saat siswa melihat anggota kelompok lain terlibat didalam kegiatan-kegiatan yang pada awalnya membuat mereka berhati-hati atau cemas, pada saat berikutnya mereka akan memperoleh keberanian untuk memiliki.
  4. Siswa mengalami perolehan kesempatan untuk pengembangan diri dan eksplorasi diri didalam terapi permainan kelompok. Proses ini difasilitasi oleh respons dan reaksi anggota kelompok terhadap eksperesi emosional dan ekspresi perilaku. Siswa mempunyai kesempatan untuk merefleksikan dan mencapai kemampuan memahami diri sendiri, mereka mengevaluasi dan mengulang evaluasi diri mereka melalui masukan diri sesama teman.
  5. Kelompok memberikan kesempatan yang signifikan untuk memantapkan siswa ke dunia nyata. Penentuan batas dan pengujian kenyataan terjadi bukan hanya diantara konselor dan anggota kelompok individual melainkan juga diantara siswa itu sendiri. Karena kelompok tadi berfungsi sebagai sebuah mikrokosomo nyata masyarakat, pengalaman permainan kelompok secara nyata dikaitkan dengan realita.
  6. Permainan kelompok berfungsi sebagai mikrosomo masyarakat, konselor mempunyai kesempatan untuk memperoleh pandangan yang substansial melalui penampilan siswa di dalam kehidupannya sehari-hari. Perspektif kehidupan nyata ini dapat dilihat di dalam mikrokosmo yang terbukti di ruang bermain.
  7. Kerangka permainan kelompok dapat mengurangi kebutuhan siswa, atau, kecenderungan mengulang-ngulang atau menarik diri dari permainan fantasi. Sementara perilaku-perilaku ini mungkin saja diperlukan oleh beberapa siswa didalam proses isu-isu mereka, kerangka permainan kelompok dapat membawa siswa yang terhenti di dalam pengulangan atau fantasi kedalam situasi di sini dan sekarang.
  8. Siswa mempunyai kesempatan berlatih untuk kehidupan sehari-hari. Permainan kelompok memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan interpersonal, menguasai perilaku baru, menawarkan, menerima bantuan, dan ekperimen dengan ekspresi-ekspresi alternatif emosi dan perilaku.
b. Manfaat Permainan Kelompok

Vander Kolk (Russ, 2004; dalam Rusmana, 2009c) mengemukakan manfaat permainan kelompok adalah: (1) menerima seseorang siswa secara penuh; (2) semata-mata mengajak bermain tanpa uraian panjang-lebar, tanpa menentukan sasaran, tanpa alasan yang tak perlu, tanpa bertanya-tanya, atau tanpa perkecualian; (3) membantu siswa belajar mengekspresikan diri dan menikmati indahnya dihargai; (4) membolehkan tetapi tidak mendorong perilaku menyimpang pada awal permainan; (5) membolehkan semua “perilaku simbolik” sambil membatasi perilaku destruktif; (6) mencegah siswa saling menyerang secara fisik; (7) memberlakukan batasan-batasan secara lembut, bukan dengan jalan mengkritik, dan ringkas (tidak bertele-tele); (8) memberitahukan batasan- batasan hanya bilamana diperlukan; dan (9) merasakan dan menyatakan empati.

Refrensi : 
Rusmana, N. (2009a). Bimbingan dan Konseling Di Sekolah. Bandung: RIZQI PRESS.
Copyright © 2014-2015 REFERENSI PENDIDIKAN Powered by Blogger - All Rights Reserved