REFERENSI PENDIDIKAN

Tujuan dan Sasaran Kompensasi

http://ewintribengkulu.blogspot.com/2013/04/tujuan-dan-sasaran-kompensasi.html

Kebijakan kompensasi, baik besarnya, susunannya, maupun waktu pembayarannya dapat mendorong gairah kerja, dan keinginan pegawai untuk mencapai kinerja yang optimal sehingga membantu terwujudnya sasaran dan tujuan lembaga.

Hal tersebut sejalan dengan pendapat Malayu S.P Hasibuan (2001: 142) yang mengemukakan bahwa : Tujuan utama setiap organisasi merancang sistem imbalan (reward) adalah untuk memotivasi karyawan dalam meningkatkan kinerjanya serta mempertahankan karyawan yang kompeten. Dengan merancang sistem imbalan yang baik akan memiliki dampak ganda bagi organisasi, karena di satu sisi imbalan akan memperngaruhi perilaku serta sikap kerja karyawan sesuai dnegan keinginan oragnisasi agar karyawan dapat meningkatkan kinerjanya.

Selanjutnya Buchari Alma (2001: 203) mengemukakan beberapa tujuan yang terkandung dalam kompensasi, yaitu :
  1. Kompensasi harus dapat memenuhi kebutuhan minimum karyawan. Berkaitan dengan hal ini sudah ada ketentuan minimal upah minimum regional (UMR) dari pemerintah.
  2. Kompensasi harus dapat mengikat. Artinya dengan kompensasi yang memadai, dapat menghindarkan karyawan pindah ke perusahaan lain yang memberikan kompensasi lebih tinggi.
  3. Kompensasi harus dapat memotivasi karyawan, dengan adanya sistem kompensasi yang baik, misalnya memberikan insentif akan dapat merangsang semangat kerja karyawan.
  4. Kompensasi harus adil. Artinya bukan sama rata, tetapi ada pertimbangan yang matang dan rasional dalam pemberian kompensasi.
  5. Kompensasi tidak boleh statis. Artinya kompensasi harus dapat mempertimbangkan keadaan riil pasar di masyarakat.
  6. Kompensasi harus bervariasi. Artinya kompensasi yang diberikan tidak perlu dalam bentuk uang saja, tetapi harus dibuat variasi tertentu dengan mempertimbangkan kepuasaan dalam bentuk in natura dan berbagai fasilitas.
Sedangkan sasaran utama dari program Kompensasi (imbalan) sebagaimana yang dikemukakan Ginbson et al (1996:301) adalah :
  1. Menarik orang-orang yang berkualitas untuk bergabung.
  2. Mempertahankan karyawan agar tetap dating bekerja.
  3. Memotovasi karyawan untuk mencapai tingkat prestasi yang tinggi.
Refrensi Rujukan :
  1. Alma, Buchari. 2001. Pengantar Bisnis. Bandung : Alfabeta
  2. Budiawan, Herdi, Angga. 2011. Kontribusi Pemberian Kompensasi Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai di LPMP Jawa Barat. Skripsi Sarjana pada FIP UPI Bandung : tidak diterbitkan
  3. Gibson. et al. 1996. Organisasi : Perilaku, Struktur, Proses. Jakarta : Binapura Aksara
  4. Handoko. Hani T. 2001. Manajemen Personalia dan Manajemen SDM. Yogyakarta : BPFE
  5. Hasibuan, Malayu S.P. 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : Bumi Aksara Komarudin. 1994. Ensiklopedia Manajemen. Jakarta : Bumi Aksara
  6. Moekijat. 1999. Manajemen Sumber Daya Manusia (Manajemen Kepegawaian). Bandung : Mandar Maju
  7. Mustari, Lomri. 2000. Pengaruh Kompensasi Terhadap Produktivitas Kerja Guru. Tesis PPS UPI Bandung : Tidak diterbitkan
  8. Nawawi, Handari. 1997. Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Bisnis Yang Kompetitif. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press
  9. Prabu Mangkunegara, A.A. Anwar. 2010. Evaluasi Kinerja SDM. Bandung : PT. Refika Aditama
  10. Pora, de, Antonio. 2011. Remunerasi : Kompensasi dan Benefit. Tanggerang : Parninta Offset
  11. Suwatno dan Donni Juni Priansa. 2011. Manajemen SDM dalam Organisasi Publik dan Bisnis, Bandung: Alfabeta
  12. Warsidi. 2004. Pengaruh Kompensasi dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Guru. Tesis PPS UPI Bandung : Tidak diterbitkan 
Copyright © 2014-2015 REFERENSI PENDIDIKAN Powered by Blogger - All Rights Reserved