REFERENSI PENDIDIKAN

Faktor-faktor yang mempengaruhi Competitive Intelligence

http://ewintribengkulu.blogspot.com/2013/05/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html

Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi competitive intelligence (Jaworski, 2002), antara lain:

1. Network

Jika mempunyai asosiasi yang memiliki basis informasi yang beraneka ragam, maka informasi yang akan didapatkan lebih berkembang dan lebih komprehensif. Selain itu, jika ada organisasi yang sama-sama berkompetisi saling bertukar informasi tentang pihak ketiga atau kompetitor lain, maka semakin komprehensif pula informasi yang diperoleh dan kecerdasan kompetitif akan tinggi. Network juga perlu sama-sama memiliki kesadaran untuk mencari informasi tentang isu-isu kompetitif. Network juga akan berkembang jika ada hubungan timbal balik (individu yang telah memberikan informasi dapat menerima informasi kembali)

2. Lingkungan Bisnis (Business environtment)

Individu akan cenderung membagikan kecerdasan kompetitifnya, jika individu dalam organisasi akan diberi reward, insentif, atau rekognisi untuk melakukannya. Pengalokasian waktu yang terbatas juga dapat mengurangi ketelitian dalam mengumpulkan informasi yang ada.

3. Lingkungan Informasi (Information Environtment)

Informasi yang terlalu banyak tetapi kurang beraneka ragam akan berdampak negatif, karena informasi tersebut masih kurang comparability (dapat membedakan/ membandingkan). Individu yang mempunyai akses informasi dapat saja menyembunyikannya dari orang lain. Individu akan memberikan informasi nya atau tidak tergantung pada relative value dari informasi tersebut. Relative value merupakan perbandingan apakah informasi yang diberikan dalam proses pertukaran informasi memiliki value yang lebih tinggi atau lebih rendah daripada informasi yang diterima.

4. Karakteristik Analist (Analyst Characteristic)

Kontinuitas pekerjaan merupakan lamanya waktu yang telah dilalui individu dalam bekerja sehingga individu tersebut lebih ahli dalam mencari informasi yang komprehensif, cepat, dan efisien. Orang yang lebih ahli dan sudah lama bekerja akan lebih peka dan selektif tentang informasi-informasi yang diperlukan dan cara memperoleh informasi daripada orang yang masih baru bekerja.

Refrensi:

Jaworski, B.J., Macinnis, D.J.& Kohli A.K. (2002). Generating Competitive Intelligence in Organizations. Journal of Market-Focused Management, Volume 5, No. 279– 307. [Online]. Available FTP: https://msbfile03.usc.edu/digitalmeasures/macinnis/intellcont/competitive_intelligence02-1/pdf. (Tanggal Akses 7 Januari 2010)
Copyright © 2014-2015 REFERENSI PENDIDIKAN Powered by Blogger - All Rights Reserved